May 24, 2011


Pernah nggak sih mengalami masa-masa yang berat atau susah? Pastinya semua pernah, kan? Termasuk diriku ini. Tapi alhamdulillah aku memiliki sebuah 'penangkal', 'aji-aji', 'jimat' atau apalah itu namanya yang bisa membuatku tetap tegar menghadapi setiap masalah dan selalu yakin akan ada jalan keluar dari masalah-masalah yang menimpaku tersebut. Apakah penangkal itu?

'Jimat' tersebut sangat simpel, karena cuma dua kalimat saja. Yup, dua kalimat saja atau lebih tepatnya dua ayat. Ayat yang dikutip dari Al-Quran, yaitu ayat kelima dan keenam surat Al-Insyirah.

"Fa inna ma'al usri yusraa, inna ma'al usri yusraa


So truly with hardship comes ease, 
truly with hardship comes ease."

Kalau di-Inggris-kan sih jadi, "So truly with hardship comes ease, truly with hardship comes ease." Tahu apa artinya? Bagi yang  muslim pasti tahu donk apa arti dua ayat tersebut. (hehehe...). Tapi kalau belum tahu, it's okay lah. Artinya adalah, "Dan sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."

How great that verses! Allah sungguh Maha Baik. Ia berfirman, dalam setiap kesusahan -entah itu berupa apa, akan selalu ada jalan keluarnya, penyelesainnya. Dan hal itu mutlak, pasti! Bahkan Allah pun  menyebutkannya sampai dua kali.

Terus terang saja, aku bukan orang alim atau yang paham betul tafsir-tafsir Al-Quran. Jadi, kenapa aku bisa menemukan ayat yang menurutku benar-benar memiliki super power itu? Ceritanya gini, 3-4 tahun lalu aku membeli novel dengan judul Bellamore karangan Karla M. Nashar yang di halaman pertamanya ada kutipan dua ayat itu dan di bawahnya ada terjemahnya dalam bahasa Inggris. Sebelumnya aku tahu kalau dua ayat itu bagian dari Q.S Al-Inshirah, tapi beneran deh...aku baru nyadar di hari ketika aku membaca buku itu kalau ternyata ayat tersebut sungguh indah, baik ketika diucapkan ataupun makna yang terkandung di dalamnya. Ya Allah, kemana saja aku selama ini....

Selanjutnya, dua ayat itulah yang selalu aku jadikan 'pegangan' dalam mengarungi belantara kehidupan ini. (ciyeeeehhh bahasanya...). Setiap orang pasti ingin hidupnya enak, mudah dan senang. Tapi hal itu niscaya didapatkan tanpa adanya kesusahan ataupun kesulitan sebelumnya. Hanya mempercayai keajaiban ayat tadi pun tak akan ada hasilnya kalau aku hanya berdiam diri saja. Dengan kata lain, kalau ingin mendapat jalan keluar atau untuk mendapat kemudahan yang aku inginkan ya harus usaha.

Contoh nih yaa, pernah suatu kali aku mengalami penyesalan. Kira-kira dua tahun lalu, ketika aku memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat kerjaku. Setelahnya aku merasa menyesal, karena ternyata untuk mendapatkan pekerjaan yang baru tak semudah yang kubayangkan sebelumnya. Aku pun mulai dibuat frustasi karena setiap harinya tak ada pekerjaan yang jelas, di rumah juga cuma nyepet-nyepetin mata orang tua.

Namun akhirnya aku ingat janji dari Allah, bahwa selalu ada kemudahan bersama kesulitan, aku tinggal mencari kemudahan dibalik kesulitan yang sedang aku alami. Akhirnya berbekal kepercayaan itu aku terus memasukkan surat lamaran kesana-kemari. Alhamdulillah, aku kembali mendapatkan pekerjaan yang bertahan hingga sekarang. Kuanggap pekerjaanku ini lebih baik dari yang dulu. Ya, paling nggak untukku yang cuma lulusan SMA. :)

Selain 'penangkal' di atas tadi, aku masih punya satu lagi. Rangkaian kata-kata yang seringkali diucapkan ketika berdzikir pada Allah.

"La haula wala quwwata illa billah..."

Artinya, "Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan /kekuatan dari Allah."

Aku orangnya mudah panik, tingkat percaya diri rendah, dan juga grogian. Kalau bertemu orang-orang baru suka tak percaya diri atau kadang tak yakin kalau aku mampu melakukan sesuatu. Misal, ketika masuk kerja hari pertama, ikut kopdar, menghadiri talkshow, melakukan hal-hal yang menurutku butuh keberanian, dan sebagainya. Di saat-sat itu, pasti jantungku dag-dig-dugnya bakalan lebih kencang dari biasanya.

Nah, di tengah rasa grogi itu, diam-diam aku selalu mengucapkan 'jimat' keduaku, secara berulang-ulang. Percaya atau tidak, itu selalu mempan. Mungkin karena sugesti yang aku percaya juga, ya? (hihihi...)


Pokoknya, kesulitan apapun yang sedang kita alami, harus selalu yakin kalau Allah memberikan kesulitan itu selalu dengan penyelesaiannya, bahkan terkadang ada kejutan menyenangkan dibaliknya. Asalkan kita jangan malas mencarinya saja. Lagi pula, Allah memberi kita masalah-masalah ada tujuannya juga koq, agar kita bisa lebih dewasa, lebih bersabar dan selalu belajar dari pengalaman.

Satu lagi, kita harus selalu yakin kalau segala kemampuan atau kekuatan yang kita miliki itu datangnya dari Allah. Jadi kalau kita merasa mampu , bisa atau jago, jangan cepat takabur. Begitu juga kalau kita sedang berada dalam masalah, jangan pernah sungkan-sungkan untuk meminta bantuan-Nya. SemangArt!! ;)

Rerintik Kisah . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates